Mang Ono Batu Akik

 Mang Ono Batu Akik



Jalan Jalan Misteri_ Usia tidak menjadi alasan bagi Mang Ono dan anaknya Rojikin untuk tetap berkarya di Desa Ranjeng , Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, itu tetap menggeluti kerajinan perhiasan ikat batu akik (emban emban) dll. Rojikin tampak sibuk bergelut dengan tumpukan Perak, Kuningan, dan monel . Kesabaran dan ketelitian menjadi modal Rojikin ketika merakit Perak membentuk aneka aksesoris perhiasan seperti bandul kalung, gelang aksisoris dan ikat cincin batu akik.



Mang Ono menjadi perajin ikat cincin batu akik sejak tahun 2000 silam. Dan di ikuti oleh anaknya Rojikin sejak tahun 2014 silam sejak ramainya batu akik.

Seperti perajin umumnya, Mang Ono dan anaknya Rojikin pun sempat menuai keuntungan besar di tahun 2014 lalu. Banyaknya permintaan membuat cincin ikat batu akik membuat mang Ono dan anaknya rojikin kebanjiran pesanan.



"Pembuatan di sini setiap hari Senin sampai Sabtu, kadang Minggu mengerjakan pekerjaannya kalau sedang banyak orderan. ," kata rojikin sambil mematri ikat cincin batu akik
Dalam sehari, Mang Ono dan Rojikin mampu membuat aksesoris ikat cincin batu akik sebanyak 3 yang polosan dan yang ukiran 2 potong. Hal itu tergantung tingkat kerumitan.

Kendati demikian, membuat ikat cincin batu akik menjadi andalan  sejak masih muda. Mulai dari bayaran atau upah sebesar Rp 2.500 hingga kini sudah Rp 120.000 per Cincin.

"Iya ini aja andalannya sejak dulu. Hasilnya lumayan cukup buat biaya keluarga. Kalau dikatakan kurang sih kurang aja," katanya.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mang Ono Batu Akik"

Posting Komentar