Mbabar Jati Diri

 Mbabar Jati Diri



Terbentuknya alam pikiran budaya spiritual nusantara (Budaya= budi & daya) sejak awal Islam datang kebumi Dharma Ayu hingga saat ini adalah konsepsi maha sarjana jawa terdidik secara tauhid (Lulus seleksi semesta) melalui observasi kata kata bertuah (Jampi & Mantra) yg diyakini mempunyai kekuatan magic yg dpt mempengaruhi situasi & obyek obyek mati lainnya (Sugesti).

Dalam arti lain dpt disebutkan bahwa, karya sastra kebatinan (Bahasa kaum) dlm bentuk horoskop & kidung macapat dngn berbagai pariabel kontrol & metrumnya merupakan aktualisasi peran dari para peramal masa depan (Futuris) & para salikun (Spiritualis) yg diharapkan dpt melahirkan produk kesadaran & budi pekerti luhur dngn perubahan kehidupan baru yg lebih kondusif. Dari keadaan baduwi menjadi madani, dari situasi peodalistik menuju ke situasi yg lebih demokratis (Dzulumat ilanur) " Kami tidak mengutus seorang rosulpun, melainkan dngn bahasa kaumnya supaya ia dpt memberi penjelasan dngn terang kepada mereka..."(QS 14 Al-Isro 4). 

Selanjutnya mereka bertanya tentang IKPI. Itulah format asumsi yg menggantung dibenaknya. Mereka (Santri jekek-kaum cingkrang) membuat asumsi kritis bahwa paranormal itu identik jopa japu, mantram sakti & aroma cendana. Menjejak bumi & melempar kerikil lalu lari berselimut!. Paranormal itu juga dicap identik dngn jimat, keris, sesajian, dngn baju hitam pekat, khas dngn rambut gimbal acak acakan. Mengubah medan grafitasi mengendalikan materi.



Stereotif usang apalagi?.

Sesepuh IKPI'pun menyatakan sepakat bahwa, alam & zamanlah yg mampu melakukan proses evolusi atribut atribut magic itu. 
Masalahnya instrumen politik & perangkat tekhnologi canggihpun tdk akan mampu mencegahnya. Mengapa? ya, karena didalamnya adalah produk dari cara berfikir masyarakat plural pada zamannya. Juga tdk pada tempatnya kalau mereka yg terinfeksi doktrin & dogma dari para pencuri aqidah itu (Misionaris) masih mempunyai benih prasangka yg berlebih lebihan kepada praktisi supra natural ini.  Maaf, itu namanya keliru hormat! karena etika yg ada didalamnya adalah produk alamiah dari sebuah peradaban manusia.

Sekarang, sudah barang tentu kita hrs menemukan etika yg patut sesuai kenyataan masyarakat yg madani yaitu etika Pancasila (Why of life) yg ber'ketuhanan & berprikemanusiaan, persatuan & bermusyawarah serta berkeadilan sosial.

Diseputar asumsi stereotif itu    majlis Sabda Alam sbg embrio dari IKPI wajib memeriksa & menilainya kembali (Interpretasi) agar mencapai hakikat sesuatu secara ilmiah & alamiah tanpa interpolasi kepentingan individu dari golongan tertentu "Hai orang orang yg beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dngn teliti agar kamu tdk menimpahkan suatu musibah kpd suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yg menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu"(QS.49 Al-Hujuraat 6).

Jelas & tegasnya, Indramayu Union Mistique // Ikatan Paranormal Indramayu itu bukanlah laboratorium mistik untuk kejahatan metha pysik, tetapi sebuah ide inovatif & konstruktif dari para praktisi supra natural yg telah berproses mengikuti hukum kontinyuitas- konvergensi & konsentrisitas (Trikon). Jangan sampailah kita sbg pewaris pusaka pusaka kebudayaan tersebut malah tdk mengetahui tekhnik, sistematik & logika pilsafat spiritual dari orang tua & leluhur soleh kita sendiri.

●Kita ingin melihat IKPI itu pada konteksnya. Secara defacto & dejure, Ikatan Paranormal Indramayu adalah ormas para aktivator, motivator & berkumpulnya para pegiat spiritual yg terstruktur & terorganisir. Identiknya bukan dengan menjejak bumi & melepar kerikil, tetapi dngn laku pikir & laku dzikir yg khas dengan wejangan sambil wedangan.

Menguasai disiplin ilmu astrologi & futurologi yg berfungsi meramal masa depan jangka panjang dngn variabel kontrol yg selektif berdasarkan multi sudut pandang. 

Jadi sangat masuk akal kalau IKPI & SABDA ALAM ini menjadi milik para pemilih masa depan jangka panjang. Ditengah masyarakat dipandang hormat, sekaligus sikap tuanya dihargai keramat. Terang & gamblangnya, Sikap bijaknya dipanuti ketimbang dipamiti & dituakan oleh para orang tua. Indah bukan?

●Karakter spiritualis ini disebut dngn 'The right Atitudes' yakni pigur publik yg dpt diteladani oleh semua orang & semua kalangan. Mengapa? Ya, karena spiritualis sejati adalah penemu solusi yg dominan.

●Berbagai hajat kerja IKPI tahun ini (1945 S - 2024 M) akan terus kita evaluasi agar mendekati pertolongan dari Gusti Allah & kesuksesan yg nyata (Fatah & Falah) sekaligus mempersiapkan ijtihad & peta pemikiran baru untuk tahun kehadapan.
Dari literatur ilmiah inilah penulis dpt meringkaskan isinya yakni sebagai berikut :

  1. Menurut perkembangannya sendiri IKPI adalah kenyataan sosio historis & sosio culturiil yg berproses mengikuti hukum trikon dari kebudayaan nusantara sendiri.
  2. Dilingkungan IKPI, nuansa berfikir mistis msh tetap diresapkan oleh sebagian masyarakat plural. 
  3. Pegiat supra natural yg tergabung didalam wadah IKPI ialah orang orang yg beragama islam & tdk lagi memusatkan perhatiannya kpd disiplin ilmu qlenik & okultisme (Jawa=Kesakten) meski bungkusan sejarahnya msh tetap terasa.
  4. Harap golongan umat manapun sudi menyadari & bersikap realistis bahwa IKPI bukanlah laboratirium mistik untuk kejahatan metha pysik, sama sekali tdk demikian!. Panjang pendeknya kita berharap agar refleksi jati diri Ikatan Paranormal Indramayu ini menjadi "Room happynes" atau ruang kesadaran untuk semua orang yg ada didalamnya.

□ Tanhana Dharma Mangruwa....
Siswa Semesta : Ki.TANOYO.
Bersambung..... (Esensi ritual Kliwonan).

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mbabar Jati Diri"

Posting Komentar